Showing posts with label Daily. Show all posts
Showing posts with label Daily. Show all posts

February 20, 2021

Jalan Buntu

Mon maap, ini judul bukan majas alegori seperti tugas Bahasa Indonesia adik-adik sekalian. I mean, this is literally dead end.

---

Hidup di jalan buntu itu ada ples mines nya. Mungkin bagi beberapa orang takut akan kesepian akan hadirnya mamang bakso atau batagor yang lewat, this is not for you. Cuma 3 tukang ini yang dengan amanah menjalankan tugasnya melayani pembeli di jalan buntu ini, yaitu tukang sayur, tukang ikan, dan tukang antar paket.


Bagi saya yang suka keheningan, tinggal di jalan buntu paling ujung, merupakan nikmat. Saya bisa membuat essay 200 kata tentang hal ini. Tapi,  hari ini, saya memilih hanya yang ples-ples. 

3 biji untuk yang kepo berapa biji ples plesnya.

---

Pertama, bisa main di tengah jalan tanpa takut diseruduk babi kendaraan. Emang kadang ada biawak lewat si, cuma ya sesekali aja kalo laper. Ah ini mah, di tengah kota juga ada ya. Oke, jadi di tengah jalan* itu kita bisa melakukan hal-hal apa saja. Contohnya, tiduran, lari-lari bareng anak, kadang ya bakar ayam bisa juga, paling enak tu bikin hajatan tanpa ganggu jalan warga sekitar paling ya son sistem aja yang ganggu sekomplek noh.

Selanjutnya, relatif lebih aman ya. Mungkin hal ini disebabkan karena udah lemes duluan ga ada jalan keluar. Malah kadang ter-skip aja gitu dari peredaran. Cuma ya tetep aja ini relatip kalo dibandingkan sama rumah kapolda yang ditengah kota yak.

Oke sip.

* Buat yang belum tau

December 30, 2020

Akhir Tahun

Hampir 2 tahun tidak menulis di blog ini.

Saya akui, konsistensi saya terhadap menulis blog itu kalau bisa diasosiasikan dalam reaksi kimia:

4Fe + 3O2  2Fe2O3*

Semangat saya sering teroksidasi oleh banyaknya kegiatan sok sibuk lu sehingga semangat ngeblog ini menimbulkan karat-karat yang membuat bentuk dasarnya tidak begitu dikenali, malas dipegang, dan bikin tetanus.

Wah...

Tapi, ya begitulah blog ini. Dibuat sejak Tahun 2008 dan hanya menghasilkan 286 tulisan. Nulisnya sekitar 4 bulan, hiatus-nya 2 tahun. Pola ini berlangsung mungkin ada sekitar 10 kali di blog ini.


Walaupun begitu, saya senang menulis blog. Seperti media menulis sepuasnya tanpa perlu mikirin kehidupan sosial saya di dunia nyata. Ga kayak bikin caption instagram yang nulisnya bisa lama karena memikirkan teman-teman yang "real" disana yang akan memberikan efek-efek getir ketika bertemu.

---

Btw, teman-teman ada yang mau berbagi saran buat nulis blog konsisten gitu? Kayaknya kekonsistenan saya terhadap hiatus perlu diperbaiki.

NB. Foto hanya pemanis buatan.

* Hasil belajar di brainly 

January 31, 2019

Fresh Start

Tepat 1 tahun kurang 2 hari yang lalu, saya menulis tulisan yang menjadi awal Tahun 2018. Bukan cuma awal sih, tepatnya juga yang terakhir untuk tahun tersebut. Pengen ketawa saya.

Awal tahun ini, saya membuat perubahan di blog saya. Saya unpublish beberapa tulisan saya sejak Tahun 2009 di blog ini. Total ada 148 yang sudah saya unpublish dari total 270 tulisan. Harusnya emang sudah lama sih di unpublish, tapi apa daya, menulis itu lebih enak daripada membaca. Jadi tulisan-tulisan saya yang lama itu jarang sekali saya baca ulang. Putri Malu menjadi alasan utama-nya.

Kesimpulannya, sekitar 54,81481481% tulisan saya di blog ini tidak ada faedahnya untuk dibaca.

Ada beberapa alasan tulisan tersebut tidak ada faedahnya, seperti copas dari majalah tanpa izin penulis, foto-foto yang tidak mencerminkan rasa-rasa pancasilais, dan tulisan yang terlalu banyak style sehingga saya aja pusing bacanya. Tapi tenang, cerita jujur selalu saya pertahankan di blog saya ini sejak awal.

Jadi, ketika kita merasa 'kurang' terhadap masa lalu, dan ingin memperbaikinya di masa sekarang, tandanya kita udah naik kelas. Dulu masih kelas bulu kaki, sekarang udah jadi bulu kuduk.

---

Kemarin ngeliat reading list, masih banyak blogger yang konsisten nulis. Bahkan masih ada juga blogger yang konsisten buat blog baru hampir tiap tahun seperti Bayu. Saya salut sama teman-teman yang konsisten dalam menulis. Walaupun saya juga konsisten, konsisten ga nulis setahun.


Apapun kesalahan-kesalahan kita kemarin, masih ada waktu untuk mengubahnya hari ini. Selalu aja ada u-turn yang tersedia di tiap jalan jika kita ingin putar balik untuk memperbaiki tujuan. Menurut saya, menunggu tahun baru berikutnya terlalu lama untuk berubah.

Tulisan ini juga menjadi awal yang baru bagi Andiebuytank, untuk menulis yang lebih bermanfaat bagi makhluk-makhluk yang bernapas melalui hidung.

Sekian, terima sop tunjang ga pakai tulang.

January 29, 2018

Efek Liburan

* tayamum pake debu-debu di blog *

Libur itu perlu.

Sekedar untuk menyegarkan pikiran, fisik, lahir, batin, psikis dan sanubari dari lelahnya aktifitas rutin. Saya suka libur mulai dari saya TK hingga sekarang. Kira-kira hampir 19 tahun lah. Libur selalu menjadi pelipur hati saya di tiap tengah dan akhir tahun. Walaupun ga liburan, yang penting libur.

Tapi, libur yang berkepanjangan juga tidak baik. Efeknya itu bisa kita rasakan 2 minggu hingga 1 putaran bulan purnama. Efek tidak bisa move on dari liburan dan efek-nulis-geter-geter.

---

Efek liburan yang berkepanjangan di Desember hingga Januari kemarin bener-bener bikin saya malas. Malasnya medok banget gitu. Ditambah pekerjaan di akhir tahun itu tidak sebanyak di bulan-bulan lain, dimana biasanya cuma bagian keuangan saja yang sibuk di akhir tahun.

Efek libur berkepanjangan + kerjaan sedikit sukses bikin saya tidak produktif selama 2 bulan ini.

Jadi, dengan terbitnya tulisan ini, semoga, saya harapkan, merupakan akhir dari efek liburan kemarin.

---


Kalender meja saya tahun ini, agak spesial dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dimana tahun ini, kalender mejanya di selamatin dulu baru dicetak.

Instansi sengaja saya tutup untuk menjaga nama baik instansi tersebut.

Sekian dari saya, selamat kalender meja!

October 5, 2017

Moody Woodpecker

Setelah saya berpikir panjang ketika menulis judul ini, mood-y ini mirip banget dengan males, cuma dengan bahasa kekinian, bersilat lidah, kesana kemari, digunakan oleh public figure dan diparipurnakan sehingga maknanya agak bergeser dari males menjadi ke-agak-agak-malas-an. Tsah.

Mari kita lihat KBBI:

malas/ma·las/ a 1. tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu; 2. segan; tidak suka; tidak bernafsu.

Setuju kan males = moody?

Ternyata setelah saya searching di google, sepertinya belum ada yang mengetahui rumus ini. Jadi rumus diatas kita sebut dengan Teori Malesion Riandy.

---

Beberapa hari ini saya jarang blogwalking, padahal biasanya sering liat reading list, mengunjungi blog yang baru posting. Tapi sekarang saya lagi mood banget ngoding. Mood yang aneh, tapi begitulah. Apadaya saya menolak mood?


Saya dari kecil, sekolah, kuliah selalu berhubungan dengan komputer. Kayak passion gitu. Padahal dulunya ga mikirin tuh jadi programmer. Sekarang, setelah mendalami profesi ini, programmer itu cuma sekedar problem solver. I love solving problems.

Bener itu kata Pak Bill Gates, "I will always choose a lazy person to a difficult job. Because, he will find an easy way to do it". Seharusnya udah sepatutnya programmer itu bikin the easiest way to do everything something. Bukan cuma untuk aplikasi, tapi untuk semuanya lho termasuk bikin KTP atau Kartu Keluarga. *curhat*

Fokus fokus.

Mood ini mahal harganya. Jadi harus memanfaatkannya sebaik mungkin, seefisien dan seefektif mungkin. Ibarat artis, kalau udah di puncak karir harus pinter-pinter memanfaatkannya dengan cara investasi sana sini, buka usaha, dan bikin sensasi. Kira-kira seperti itu lah walaupun kita bukan artis.

Mau dibayar berapa sih biar kita mood? Kalau udah ga mood, udah aja gitu, selesai.

Saya biasanya me-maintain mood saya dengan target. Seperti kuliah dulu, kalo H-1, baru semangat ngerjain tugas. Jadi kayak saya memantain mood nulis, minimal 1 post seminggu atau 4 post sebulan. Kalau untuk aplikasi saya itu targetnya 1 aplikasi setahun. Minim banget emang, tapi kerjaan administrasi kantor udah bikin kayak orang gila, 1 aplikasi setahun udah syukur banget.

Selain target, bisa juga dengan tanggung jawab. Kalau kita udah merasa bertanggungjawab akan sesuatu hal, biasanya mau mood-ga-mood, pasti dilakukan. Istilahnya, mood-ga-mood harus mood. Maksa gitu. Karena udah merasa tanggung jawab dan we have to do it. Kasih contoh simpel aja, misal kita lagi ga mood ngegas motor, tapi kita merasa bertanggungjawab untuk pergi ke kantor, maka mau ga mau kita harus ngegas motor kita untuk ke kantor, atau minimal panggil ojek.

Jadi karena ini Oktober sudah mendekati akhir tahun, dan belum ada aplikasi yang dibuat serta meningkatnya mood ngoding, saya akan memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk produktif dan berguna bagi khalayak.

Sekian dari saya, terima nasi padang pake cincang kambing.

---

Oiya kalau ada yang berpikiran foto diatas tidak nyambung dengan posting, tenang. Foto diatas adalah situasi dimana jam 10 malam dengan kondisi mati lampu tapi masih semangat rapat. Sebagai contoh tanggung jawab atas kerjaan. Ya mood-ga-mood demi sesuap nasi gitu.

September 20, 2017

Tetiba Gaming

Beberapa hari belakangan ini, saya agak sibuk. Biasanya sibuk kerjaan sampai larut malam, tapi akhir-akhir ini saya sibuk nge-game. Padahal saya bukan orang yang tipe suka game. This is something unusual.

Berawal dari chat istri saya,
I: "Pah, ada game Ragnarok android baru..".

S: "Wah, nama gamenya apaan?"

*kemudian dicuekin karena maen game*

---

Semenjak handphone saya rusak dan belum punya duit buat ganti handphone baru, saya kemana-mana bawa laptop. Saya install emulator Android biar tetap bisa Watsapan, Line-an dan lainnya. 

Plusnya, ini android gak pake lag-lag, layar 14 inci dan including keyboard.

Minusnya banyak, seperti ga bisa masuk kantong, cuma bisa tahan 2 jam kalau ga ada colokan, ga bisa touch screen, berat, tebal, tidak stylish, dan line-nya.

Jadi dari pertimbangan diatas, perlu rasanya beli handphone baru agar dapat kebahagiaan android yang hakikik.

Fokus hoi.

---

Lanjut tentang game. Jadi setelah chat saya diatas dibalas 2 jam kemudian, akhirnya saya tau nama game barunya, yaitu: Idle Poring!

Dulu jaman CoC saya abaikan, sekarang MoBa Legend saya abaikan, tapi Ragnarok ini tidak.  Sebagai pensiunan Ragnarok, saya merasa tertantang mengunduh game ini.

Setelah dimainkan 3 hari, ternyata game ini sangat menyenangkan. Apalagi untuk orang yang rajin seperti saya. Ehem. Rajin.


Kenapa game-nya Idle Poring? Karena ini game terus berjalan secara otomatis tanpa kita mainkan. Cocok banget buat yang males main tapi pengen char-nya kuat. Model-model mainnya ini seperti game Tahu Bulat.

This is Simple Ragnarok. Tetap ada fitur MVP, PVP, pet yang sama, fitur chat, gift, dan attribut char yang sama (STR, AGI, DEX, LUK, INT dan VIT yang di game ini diubah namanya menjadi STA).

Jadi yang kita lakuin ketika online hanya konfigurasi item-item, atur skill, atur pet yang digunakan, lawan MVP, PVP dan lawan boss di field-nya. Selain itu? Idle aja buat leveling biar kuat. Terus biar seru tetap ada quest harian dan job changing, bahkan dengan reborn. Cuma sayanya belum sampai sana. Game ini bisa dimainkan dengan modal Nol Rupiah, asal sabar. Gamenya ga pelit.

Akhir kata, game ini cocok untuk yang tingkat rajinnya kurang dari rata-rata.

Sekian dari saya, terima kasih saya mau main lagi.

August 30, 2017

Algoritma Isi Bensin Tercepat

Mengisi bensin itu kegiatan yang lumrah dilaksanakan di dunia permotoran. Termasuk saya yaiyalah yang pemain lama di dunia permotoran. Kegiatan mengantri tidak bisa dihindari untuk mengisi bensin.

Jadi uniknya mengisi bensin ini ga bisa kalo ngga ngantri secara konvensional. Mau pake nomor antrian gitu? Atau pake aplikasi? Ga bisa.

---

Kadang kesel gitu ngeliat orang ngisi bensin lelet. Ini bagi pengguna motor ya, kalau pengguna mobil mah enak ada atap. Kalau lagi beruntung bisa aja tu ketemu emak-emak-matic ngisi bensin dengan durasi 5 menitan.

Jadi asumsi saya, mereka tidak tau cara mengisi bensin yang cepat, tepat dan penuh berkah.

Tapi emang ada emak-emak yang cari di internet, "Cara Mengisi Bensin yang Benar?".

Anggap saja ada.

---

Jadi dengan pengalaman saya berkendara, mengecap pahitnya aspal, nabrak polisi, hingga menikmati naik turun hidup di gerombolan polisi tidur, disertai latar belakang ilmu ngoding, saya rasa saya orang yang berkompeten untuk menulis algoritma pengisian bensin tercepat ini.


Ibarat tips-tips yang penting banget gitu, perlu 2 bagian untuk menjelaskannya secara detail, yaitu Bahan-bahan dan Algoritmanya sendiri.

---

Algoritma ini berlaku untuk kondisi antrian (n) lebih dari 1 motor atau n > 1.

Bahan-bahan:
  • Duit > 5.000 IDR
  • Motor dengan bahan bakar Premium, Peralite, Pertamax, Pertamax Turbo.

Algoritma pengisian bensin:
  1. Ketika antrian masih n >= 2, kondisi motor masih dalam kondisi hidup, ambil uang untuk mengisi bensin. Pastikan uang (Ua) yang anda punya lebih besar dari jumlah pembelian bensin (Ub). Pastikan Ub merupakan bilangan genap dan kelipatan 1.000, bukan ganjil seperti 11.539 atau 15.117 karena akan menyulitkan pengembalian uang. Kalo yang familiar terhadap rumus aritmatika, bisa juga ditulis dengan: Ua - Ub  ≠ 0, Ub Mod 1.000 = 0.
  2. Ketika antrian n = 1, matikan mesin motor, masukan uang kedalam kantong celana/baju atau dipegang juga tidak apa-apa. Kemudian turun dari motor, buka jok motor, buka tangki bensin. Setelah itu kunci motor yang semula berada pada kunci jok, pindahkan kembali pada.... Tempatnya yang dibawah stang motor itu.
  3. Ketika antrian n = 0, isi bensin motor, sambil mengisi kasi duit yang telah disiapkan ke petugas. Hal ini untuk mempercepat waktu, bisa sambil isi bensin petugas menerima uang dan mengembalikan uang, anggap Uang Sisa (Us). Kalau dalam persamaan aritmatika, bisa ditulis dengan Ua - Ub = Us
  4. Ketika duit telah dikasih, bensin telah terisi dan uang kembalian telah didapatkan, majukan motor agar yang dibelakang tidak terlalu lama menunggu.
  5. Sambil motor dimajukan, naik keatas motor, hidupkan mesin, gas perlahan, ngeeng~
Algoritma diatas udah saya coba beratus-ratus kali pengisian bensin. Hasil pengisian bensin saya rata-rata 15 - 20 detik. Bahkan beberapa kali saya bisa jalan duluan daripada antrian didepan saya.

Dari langkah-langkah dan hasil pengujian, algoritma ini diyakini mampu mengisi bensin lebih cepat daripada algoritma Fuzzy, K-Means, K-Nearest Neighbor dan lainnya. *ditampar*.

Sekian dari saya, terima handphone baru dan second.

    July 6, 2017

    Tanpa Tipi

    Setelah menikah dan memutuskan untuk ngontrak rumah sendiri sejak Januari 2017 kemarin, sejak saat itu pula kami ga pasang tipi dirumah.

    Pasang tipi ini bukan karena saya ga mampu (padahal emang) tapi ini pilihan. Melihat banyaknya acara-acara yang begitu-begitu aja, plus tayangan yang kadang menghibur aja kagak, apalagi mendidik. Kayak kemarin, saya uget-uget di tanah karna niruin kartun Larva #yakali.

    ---

    Alhamdulillah, di bulan Februari, ada sepupu kaya yang ngasih tipi.

    ---

    Februari dikasih tipi, tapi sampe bulan Juni ga dipasang-pasang. Sampai-sampai saya gerah orang tua nanya itu kenapa tipi ga dipasang-pasang. Hal ini terjadi hampir 4-5 bulan. Sayanya juga cuma pasang muka cuek, kuping tebal, muka datar bilang "iya, nanti dipasang...........................................".

    ---

    We are happy without television. Masih ada hiburan lain seperti nonton film downloadan di laptop 14' atau sekedar scroll-scroll instagram liat barang diskon. Kalo 2 hiburan tadi kurang cukup, ngobrol apa aja sama istri itu aduhai hiburan sekali bagi hati. Berpahala pula. Apalagi kalo pasangan kita tertawa sambil nyembur pas minum air sirop, kan happy ever after gitu.

    Tipi itu saya anggap pemersatu keluarga. 1 tipi di ruang keluarga dapat menjadi pemersatu keluarga. Semuanya ngumpul, sambil ngomongin apa yang ada di tipi. Secara matematis, tipi dapat memberikan topik pembicaraan mudah, seperti:

    "Wih, ada supermarket baru di halaman rumah Raffi Sikumbang".

    "Tamat SMP, Ayu Hermansyah mau masuk SMK. Salut".

    "Ternyata Anang Tang Tang nikah diam-diam di SPBU".

    Ya kira-kira seperti itu lah. Ice breaking gitu, sebelum minta duit jajan ke orang tua.

    ---

    Setelah menimbang, menimang dan memadupadankan segala konsekuesi dan konflik-konflik yang akan terjadi, akhirnya pada tanggal 1 Juli 2017 kemarin, saya pasang tipi. Bukan saya yang pasang, tapi teknisi karena saya ga punya skill bor.

    Ternyata kalo ga punya skill bor, pasang tipi itu mahal sekali! Berhubung menghemat tempat dan duit, jadi tipi pasang di tembok aja biar ga beli meja tipi. 

    Beli antena, beli kabel, beli colokan listrik, beli bracket tipi dan upah teknisi abis aja gitu duit 500 ribuan. Kan lumayan duitnya buat makan Steak Holikau. 


    Jadi kenapa happy ever after tanpa tipi, sekarang malah pasang tipi?

    Karena winter is coming really soon, alias Game of Thrones. Jadi rencanannya mau pasang tipi satelit biar bisa nonton HBO secepatnya. Ada rekomendasi nonton HBO di tipi satelit yang harganya murah, tapi kualitas bagus, pelayanan cepat, CS responsif, free wi-fi atau dapat asuransi ga sih? *muka penuh harapan*.

    Sekian, terima kasih!

    July 3, 2017

    Liburan Lebaran

    Taqobalallahu Minna Waminkum, selamat hari raya Idul Fitri 1438 H!

    ---

    2 tahun terakhir ini, ketika datang yang namanya hari libur, even itu Sabtu atau Minggu, saya dihantui kerjaan. Kemana-mana mengharuskan saya untuk bawa laptop untuk menyelesaikan kerjaan dengan kurun waktu yang singkat. Tapi alhamdulillah, liburan kali ini beda, I left my laptop at on in my house and run away with my wife #tsaaah *dijebret sarung*.

    Lagian siapa yang mau kerja di hari lebaran?!

    ---

    Lebaran itu bagi saya yang keinget cuma 2, lontong dan THR. Tahun ini, tahun pertama saya ga terima THR dari om-om dan tante-tante. Tapi alhamdulillah, saya masih dikasih lontong sama emak saya di lebaran ini *terharu*.

    ---

    Lebaran kali ini terasa sangat lebar bagi saya. I ate a lot. Aktivitas di rumah itu cuma makan peyek teri, makan cheesecake, makan kue mentega, makan wafer richeese kalengan, makan lontong plus tauco udang, makan opor ayam plus ketupat, makan empek-empek, makan rendang, makan brownies cokelat........ *semuanya makan*.


    Gambar tersangka diatas adalah Oreo Cheesecake. Bayangkan, oreo yang diselimuti oleh krim keju dalam suhu dingin. That is a bad bastard. Tersangka utama penumpukan lemak tebal dalam lambung yang menyebabkan penambahan lebar lingkar perut yang berindikasi susahnya pergerakan manusia.

    Jadi niatnya beli cheesecake buat lebaran di rumah. Saya kira banyak teman yang dateng ke rumah, eh ternyata, ga ada. Alhasil itu 1 loyang cheesecake dengan diameter 20 cm secara gotong royong saya beserta istri habiskan dengan senang berat hati.

    ---

    Kesimpulan liburan lebaran kali ini adalah, banyak makan. Sekian, terima beras tanpa kutu atau batu.

    August 17, 2013

    Pindah Tangan

    Ah, judulnya sangat menyayat hati. *introduction*

    ---

    Baiklah, hari ini hari Sabtu dimana hari Senin 2 hari lagi akan UAS. Ga ada cerita lebaran ataupun liburan, haha. Sekarang mau cerita kamera dulu haha.

    Mmm, sebagai kolektor kamera abal-abal, emang agak berat buat ngelepas 1 kamera untuk membeli kamera lainnya. Fuuh~ seperti itu nada-nya. Jadi selama tahun 2011 ngumpulin beberapa kamera rare dan unyu sesuai muka, beberapa dari kamera tersebut juga ada yang pindah tangan.

    Alasannya ada macem-macem, bisa bayar hutang, buat beli film, buat beli kamera lain atau buat cuci film *halah*

    Dan beberapa kamera yang tidak beruntung tersebut ada 3, yaitu :

    1. Octopus Kuning (PN919s)



    Octopus kuning. Belinya dulu 2 karena murah banget dan lengkap sama dus-nya. Tertarik beli karena rare, 28mm dan ada fitur panorama-nya. Beli sejak 2012 ga pernah kepake *hik* kata-kata legenda yang beredar sih, ini kamera punya lensa yang bagus. Pertamanya cuma dijual 1, akhirnya dijual dua-duanya karena buat beli film.

    2. Konica C35AF



    Yang kedua, Konica C35AF. Kamera ini dibeli karena nilai sejarahnya, yaitu kamera AF pertama yang diproduksi secara masal. Tertarik beli juga karena mulus dan lengkap sama leather case-nya. Selain itu juga pengen beli karena ga punya kamera yang AF. Overall kamera ini misteri banget, kadang hasilnya bagus kadang ngeblur ga jelas. Hasilnya bisa dilihat disini : Flickr Set - Konica C35AF .

    Malangnya kamera ini dijual untuk nambahin biaya shipping kamera lain dari US.

    3. Supersampler 



    Yang ketiga, pristine collection gue, Supersampler. Warna kuning dan jarang banget beredar di pasaran. Ini kamera produksi awal Lomography sekitar tahun 2001 atau 2002. Dibeli karena kemarin itu pengen nyari kamera Multilens, karena belum punya kamera jenis itu. Kamera ini sempat berada di Lampung, nemenin travelling bareng Asty. Hasilnya bisa dilihat disini : Flickr Set - Supersampler.

    Nistanya, kamera ini dijual buat beli kamera TLR.

    ---

    Nah itu dia kamera yang pernah dijual. Sekarang ada lagi sih yang dijual, Sliding Sports Camera. Unyu banget buat koleksian. Lumayan susah nyari yang begini nih..



    Kalo mau liat-liat silahkan di klik aja gambarnya haha. Kamera ini dijual karena dari pertama kali beli cuma mendam di drybox ga kepake :'( jadi mending dipindah tangan deh biar mereka bisa menikmati indahnya film dan matahari dikala siang.

    ---

    Sebenernya sedih sih kameranya dijual, padahal asik buat koleksian hik. Tapi, ya tetep ada beberapa kamera yang ga bakal dijual, kayak Fisheye 1, Wai-wai, XA2 dan teman lainnya yang nanti bakal direview disini #eak!

    Baiklah, sekian dulu dan tetap nantikan kamera analog lainnya disini aseeeek *bakar rerumputan liar*

    June 21, 2013

    Welcome back, Asaph

    Setelah beberapa bulan tidak menikmati aroma asap yang bercampur embun di pagi hari, akhirnya asap laknat laktat ini datang lagi.



    Terima kasih sebesar-besarnya buat para pembakar lahan, aparat yang (mungkin) membiarkan kebakaran lahan, koordinator lapangan perusahaan sawit yang serakah, pemimpin perusahaan sawit beserta pemberi ide untuk membakar lahan, presiden yang juga bakal menaikkan harga BBM hari ini, dan para penjual masker dipinggir jalan.

    Salam Randomph.