February 21, 2019

Barber and Hair

Suka atau tidak suka, menikah itu pasti mengubah orang. Jadi, kalau ada yang bilang tidak akan berubah setelah menikah, kemungkinan besar duda salah. Kalau saya salah, kembali ke pasal pertama.

Rambut, salah satu hal yang berubah dari saya setelah menikah.

Sejak seringnya kena razia rambut waktu SMA dulu, saya memutuskan untuk potong pendek rambut saya. Ga terlalu pendek kayak tentara, masih panjang sikit lah. Kalau saya bilangnya, "Sisir 4 rata, bang". 

Sisir 4 Style (S4S) ini, bertahan selama 8 tahun hingga 2016. Adapun beberapa manfaat yang paling substansial adalah selalu rapi walaupun tidak mandi. Selain itu, I don't need a damn comb!

---

Setelah menikah, berubah. Ada yang memperhatikan dan merawat rambut saya. Istri bilang S4S ini seperti anak sekolahan, ga cocok buat kerja. Ya, emang sih. Hahaha.

Kemudian, saya sulit mencari barber langganan yang sesuai dengan selera saya. Karena minimnya pengetahuan saya akan gaya rambut, biasanya saya menyerahkan model gaya rambut sepenuhnya ke barber. Nah, mencari barber yang taste-nya yang bagus itu yang sulit.

Dengan tingkat kelangkaan yang tinggi, istri menawarkan diri untuk memotong rambut saya. Wah, pilihat hemat tepat! Kalau hasilnya kurang bagus, ya sudah tinggal S4S. Lagian, potong rambut dirumah juga ga perlu ribet ngantri plus diraba-raba (rambutnya) sama barber.


Dengan peralatan sederhana dan tekad yang kuat akhirnya datanglah saatnya ekseskusi rambut. Sore, duduk di halaman belakang, sambil menikmati daun-daun berguguran dari pohon yang tidak berasal dari rumah saya. Setelah 30 menit berlangsung, rambut saya bener-bener bagus! Karena dalam rambut yang bagus, terdapat kepedean yang tinggi. Mens Hairo in Corpore Sano.


Ternyata istri punya bakat terpendam yaitu potong rambut. Mungkin kedepannya, bisa investasi mesin cukur biar lebih hemat waktu dan hemat energi. Alhamdulillah, tidak perlu keluar biaya lagi untuk potong rambut dan bisa dialokasikan untuk jajan cilok popok anak.

Apalagi istri, pasti tau yang terbaik buat suaminya, termasuk model rambut. Karena jarang-jarang potong rambut bagus, saya minta fotoin buat saya masukin ke CV Edisi 2017.

Ternyata, kamulah barber yang selama ini aku cari ~