Kalau kemarin kita udah review kaos kaki Socky secara mendetail, sekarang kita bahas buku. Judulnya Desain Grafis, Deadline, Doa. Tidak pakai "dan" untuk penyambung deadline dan doa. Penulis buku ini Adityayoga dan Zinnia. Terbitan...... Sepertinya self publishing. Saya belinya dulu di Desain Grafis Indonesia (DGI) Store.
Deep Review ini kita bagi 2 bagian, Look and Feel dan Content.
Look and Feel
Kalau boleh dibilang ini buku yang sangat sederhana. Buku dengan ukuran A6, dengan cover Karton Kraft 190 gsm (yang kalo saya bilang ini sampul padi dengan ukuran tebal), tanpa gambar, dan judul yang kalau ga diperhatikan dengan seksama ga keliatan.
Sebelumnya saya ga pernah tau tentang penulis buku ini, saya belinya karena murah unik. Jadi buku ini saya belinya tahun lalu, tapi baru sekarang sempat di review. Jadi saya lupa harganya. Tapi kalau di web official Ya Tuhan (masyaallah lemot banget loadingnya), harganya IDR 66.000 dengan ongkos kirim.
This is what I told. Detail sampul padi dan judul yang di emboss. Bacanya harus diraba-raba dulu biar tau posisinya dimana, apalagi kalau dibaca ditempat yang terang. But, nice touch. Ini sebenarnya bisa menjadi, semacam, ini buku harus dibeli untuk merasakan touch-nya. Ini sampul ga bisa kita rasakan kalau kita beli buku bajakannya, atau e-booknya. You have to buy physical book edisi Maksa.
Ukuran buku Desain Grafis, Deadline, Doa dibandingkan dengan buku ukuran A5. Ukuran buku ini cocok dimasukin dalam kantong baju ataupun celana. Bukunya sangat nyaman digenggam, dengan tebal hanya berkisar 78 halaman. Buku ini dirancang untuk dapat diselesaikan dengan 1 kali duduk.
Tidak banyak buku (kecuali buku desain grafis) yang melakukan ini. Menjelaskan font yang digunakan, teknik jilid, jenis kertas, dan jumlah grid yang digunakan. Tapi sepertinya sangat harus ditulis apabila ini sebuah karya desain grafis. We (graphic designer) need this.
Buku ini dicetak menggunakan kertas book paper 70 gsm. Lagi musim sepertinya pakai kertas ini. Ringan, mudah dibaca walaupun dalam kondisi tidak begitu terang dan murah.
This is perfect binding. Sayanya kurang paham, tapi jelas ini bagus sekali bindingnya. Kuat. Terus Kalau buku dibuka, udah ada lipetannya gitu. Jadi ga perlu ribet bikin lipetan seperti kita beli buku-buku lain, contoh buku pelajaran terbitan Erlanggi atau Yudhistari kita dulu. We find hard to fold the book.
Rate 4 / 5. Nice Touch.
Content
This is a fun book. Buku komedi berdasarkan pengalaman sebagai desainer grafis. Ini semacam do'a-do'a yang sering kita ucapkan ketika berhadapan dengan klien. Bedanya, ini disusun dan dicetak dalam bentuk buku. Buku ini mengajarkan kita, "we are not the only one". Orang lain (desainer grafis) juga rasain yang sama kok.
Sekali lagi, tidak ada gambar di buku ini.
Buku ini juga bukan cuma untuk desainer grafis, tapi bisa juga buat orang umum yang sedang/ingin/hendak/mau bekerja sama dengan desainer grafis, ntah itu buat logo, brosur, dan lainnya.
Itu aja sih. Konsepnya dimulai dengan Ya Tuhan blablabla Amin. Cukup menarik, ringan dibaca walaupun ya ilmu yang didapat sangat minim. Tapi ada bagian selain do'a, yaitu bagian Sabda. Isinya itu untuk desainer. Disusun seperti bahasa-bahasa kitab. Isinya seperti ini:
Janganlah kau ingin hadir dalam ukuran yang besar hanya untuk menjadi titik perhatian, hadirlah dalam proporsi yang secukupnya di dalam keharmonisan komposisi.
Seperti-seperti itu isinya. Sebenarnya dengan harga yang saya rasa cukup mahal,
kita bisa dapat ilmu lebih di dalamnya. But, it's ok since I bought
this book (I mean the price is not that expensive). Ini seperti sisi lain dunia desain grafis.
Rate 3 / 5. Too Normal for humour book.
Verdict
Buku ini kecil, ringan, disusun dengan amat baik, dicetak dengan baik juga dan tidak begitu mahal. Ada beberapa poin penting (not much) bagi desainer untuk membuat karyanya (bagian sabda desainer). Ilmunya yang didapat tidak sebanyak buku referensi desain grafis lainnya, but menghibur dan merasa "ada teman". Buku ini membutuhkan sekitar 25-30 menit untuk membaca isinya, setelah itu sepertinya akan disusun di rak buku menemani buku desain grafis lainnya. Bukan jenis buku yang sering dibaca tapi buku yang unik. Udah. Gitu aja.
100 Million dollar question is.... Will you recommend this product to your friends? Yes.
